Alasan Jokowi Tunjuk Bahlil Lahadalia Jadi Menteri ESDM Ad Interim

Alasan Jokowi Tunjuk Bahlil Lahadalia Jadi Menteri ESDM Ad Interim
February 7, 2022 No Comments DINAMIKA NEWS dinamika

KOMPAS.com – Presiden Joko Widodo menunjuk Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ad Interim, Jumat (4/2/2022).

Kepala Biro Komunikasi, Layanan, Informasi Publik, dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi mengatakan, Bahlil Lahadalia menggantikan sementara Arifin Tasrif, karena Arifin terpapar Covid-19.

Saat ini, Arifin Tasrif dalam kondisi baik dan sedang menjalani isolasi mandiri (isoman) setelah terpapar Covid-19.

“Pak menteri (Arifin Tasrif) dalam kondisi baik. Sekarang sedang isoman,” kata Agung, dikutip dari Kompas.com, Jumat (4/2/2022),

Agung mengatakan, jabatan tersebut hanya sementara waktu, karena pekan depan Arifin akan kembali menjalankan tugasnya.

“Insya Allah minggu depan sudah kembali bekerja. Mohon doanya,” ujar Agung.

Sementara itu, Staf Khusus Menteri Investasi Tina Talisa menjelaskan, Bahlil ditunjuk sebagai Menteri ESDM Ad Interim, sesuai dengan Surat Menteri Sekretaris Negara tertanggal 3 Februari 2022.

“Pada pagi hari ini telah dilakukan rapat perdana Menteri ESDM Ad Interim dengan seluruh eselon I di lingkungan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral,” tutur Tina.

Dilansir dari laman Antara Jumat (4/2/2022), Bahlil masih tetap memegang jabatan sebagai Menteri Investasi/Kepala BKPM.

“Pak Bahlil merangkap jabatan sebagai Menteri Investasi/Kepala BKPM dan Menteri ESDM ad interm atau sementara hanya untuk beberapa hari ke depan,” kata Tina.

Siapa Bahlil Lahadalia?

Dikutip dari Kompas.com, 28 April 2021, Bahlil lahir di Banda, Maluku Tengah, Maluku, 7 Agustus 1976.

Bahlil dilantik sebagai Menteri Investasi dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal pada 28 April 2021 bersamaan dengan pelantikan Nadiem Makarim sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Bahlil merupakan Menteri Investasi pertama di Kabinet Indonesia Maju, menyusul perubahan nomenklatur Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menjadi Kementerian Investasi.

Sebelum ditunjuk sebagai menteri, Bahlil merupakan Kepala BKPM. Dia dilantik Jokowi sejak awal pembentukan kabinet Jokowi-Ma’ruf Amin, Oktober 2019.

Bahlil dikenal sebagai seorang pengusaha sebelum masuk ke dunia pemerintahan.

Dia memiliki sejumlah perusahaan dalam berbagai sektor, mulai dari perkebunan, properti, transportasi, pertambangan, hingga konstruksi.

Bahlil merupakan pemilik PT Rifa Capital Holding Company dari 10 perusahan lain.

Selain itu dia aktif di Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) dan telah bergabung sejak 2003.

Selama 2015-2019, Bahlil bahkan menjabat sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) periode 2015-2019.

Kisah Bahlil

Jauh sebelum itu, dia berjuang hidup dengan berjualan kue hingga menjadi sopir angkutan umum. Dia berjualan kue saat di sekolah guna membeli sepatu dan biaya sekolahnya.

Ayah Bahlil dulunya merupakan kuli bangunan. Sementara itu ibunya ikut bekerja membantu ekonomi keluarga dengan menjadi tukang cuci.

Saat masih bersekolah di tingkat menengah pertama, Bahlil sempat menjadi kondektur. Di tingkat menengah atas, dia pernah jadi sopir angkot.

Perjuangan Bahlil pun membuahkan hasil. Lepas sekolah, dia melanjutkan pendidikan tinggi dengan berkuliah di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay di Papua.

Semasa kuliah Bahlil aktif dalam keorganisasian mahasiswa. Dia pernah menjabat sebagai Bendahara Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Selesai kuliah, Bahlil sempat menjadi pegawai kontrak di perusahaan Sucofindo.

Seiring berjalannya waktu, Bahlil dan teman-teman mendirikan kantor konsultan keuangan dan IT.

Pada usia 25 tahun, Bahlil menjadi direktur wilayah konsultan tersebut di Papua dan memimpin 70 orang karyawan.

Bahlil dekat dengan Jokowi. Salah satu buktinya adalah Jokowi yang kerap memanggilnya “adinda”.

Saat Pilpres 2019, Bahlil menyatakan dukungannya ke Jokowi dan Ma’ruf Amin. Tak hanya itu, dia bergabung dengan tim kampanye nasional Jokowi-Ma’ruf sebagai Direktur Penggalangan Pemilih Muda.

Sumber: https://www.kompas.com/tren/read/2022/02/04/180000365/alasan-jokowi-tunjuk-bahlil-lahadalia-jadi-menteri-esdm-ad-interim?page=3

(Penulis: Rully R. Ramli, Fitria Chusna Farisa | Editor: Erlangga Djumena, Bayu Galih)