BKPM memfasilitasi investor asal Thailand
BKPM memfasilitasi investor asal Thailand
Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) memfasilitasi minat investor asal Thailand di bidang usaha industri dan perkebunan gula dengan nilai investasi sebesar USD200 juta serta industri garam dengan nilai investasi sebesar USD120 juta. Kapasitas produksi dari industri dan perkebunan gula sebesar 1,5 juta MT per tahun. Sementara, kapasitas produksi pada industri garam sebesar 2,2 juta MT per tahun.
Sebagai salah satu bentuk komitmen untuk merealisasikan rencana investasinya, beberapa perusahaan afiliasi investor Thailand tersebut menandatangani nota kesepahaman dengan PT Pos Logistik Indonesia dalam kerja sama layanan logistik bagi produk-produk yang dihasilkan.
Penandatanganan nota kesepahaman disaksikan langsung oleh Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM Imam Soejoedi dan Staf Khusus bidang Ekonomi Makro BKPM Eka Sastra di Kantor BKPM, Jakarta pada 12 Oktober 2020.
BKPM mengapresiasi atas rencana kerja sama yang memberikan sinyal positif bagi perekonomian Indonesia di tengah kondisi pandemi COVID-19 saat ini. Indonesia dipilih sebagai lokasi yang tepat untuk membangun industri tersebut karena dinilai memiliki keunggulan lokasi yang strategis sebagai akses pasar untuk memenuhi kebutuhan gula dan garam dalam negeri, ASEAN, maupun pasar global.
